Oleh : Herri Permana
Usia remaja adalah usia transisi yang ditandai dengan berbagai perubahan emosi , fisik dan psikis dengan ciri khas yang unik.Dan khususnya bagi remaja putri penting bagi mereka untuk memperoleh informasi yang tepat tentang kesehatan reproduksi dan faktor-faktor yang berpengaruh pada kesehatan reproduksi.
Diantara faktor-faktor itu diantaranya menjaga kesehatan reproduksi.Menjaga kesehatan menjadi salah satu hal yang sangat esensial bagi kesejahteraan hidup manusia, termasuk dalam hal menjaga kesehatan sistem reproduksi. Pada remaja putri misalnya, kesehatan sistem reproduksi remaja putri harus sangat diperhatikan, dijaga, dan juga ditingkatkan.
Sistem  reproduksi wanita  merupakan suatu jaringan kompleks yang dirancang untuk menjalankan sejumlah fungsi penting yang berkaitan dengan  kesehatan maupun kesejahteraan wanita. Adapun anatomi  dari sistem reproduksi wanita meliputi organ dalam seperti ovarium, tuba fallopi, uterus, dan juga vagina. Lalu, struktur eksternal terdiri dari labia mayora, labia minora, klitoris dan kelenjar Bartholin. Sistem itulah yang kemudian menghasilkan hormon seks wanita yang diperlukan untuk siklus reproduksi. Tak hanya memproduksi telur untuk pembuahan,  namun sistem reproduksi wanita juga mengembangkan janin serta memeliharanya sebelum melahirkan bayi yang sehat.
Kita semua tahu bahwa menjaga sistem reproduksi wanita sangatlah penting, namun seringkali tetap saja mengabaikan  perawatannya. Lantas, apa saja cara untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi remaja wanita?
Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja
- Pilih Pakaian Berbahan Katun
Tips pertama dalam menjaga kesehatan sistem reproduksi remaja wanita adalah dengan menggunakan pakaian dalam yang berbahan katun. Menurut situs Health Shot, kapas adalah kain yang ramah kulit karena membantu sirkulasi udara dan menyerap kelembaban dengan cepat.
- Bersihkan dari Arah Depan ke Belakang
Untuk membersihkan organ reproduksi, pastikan bahwa Anda membersihkan vagina terlebih dahulu lalu mundur ke anus. Metode ini akan mencegah bakteri berbahaya yang berada di anus menginfeksi vagina.
- Gunakan Sabun Cuci dengan Bahan Alami
Melansir Vikaspedia, kandungan bahan kimia buatan di dalam sabun cuci vagina akan membuat vagina menjadi kering. Sementara itu, bahan kimia alami seperti asam laktat dapat membantu menjaga keseimbangan Ph dan membantu mengembalikan kehalusan area vagina.
- Sering mengganti pembalut saat menstruasi
Baik jika Anda memakai pembalut, menstrual cup, ataupun tampon saat menstruasi, perhatikan lama penggunaanya. Ganti pembalut saat terasa basah atau ganti hingga setiap 6 jam sekali. Saat mengganti pembalut, gunakanlah sabun yang lembut dan tidak beraroma.
Untuk menjaga kesehatan organ reproduksi, sangatlah penting untuk proaktif dan melakukan pemeriksaan rutin. Bahkan, jika tidak menderita masalah apa pun mengenai sistem reproduksi. Selain itu, jaga gaya hidup yang sehat dan konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang.
Dan diperlukan peran proaktif dari orang tua atau guru dalam pendampingan remaja putri untuk mendapatkan informasi yang baik dan bertanggung jawab untuk menghindari persepsi yang salah tentang seksualitas dan kesehatan reproduksinya..
Bandung , 17 Oktober 2022
Penulis adalah Ketua Yayasan Samiyah Amal Insani , Panti Asuhan di Bandung




