Sedekah adalah segala bentuk amal yang dilakukan oleh seseorang atau lembaga untuk kemaslahatan umat, di luar zakat. Sedekah berasal dari Bahasa Arab ‘shodaqah’ yang artinya ‘benar’. Shodaqah juga bisa berarti ‘memberi dengan ikhlas’.
Manfaat Sedekah
Shodaqoh adalah suatu amalan yang spesial di mata Allah. Tak heran jika ada banyak sekali manfaatnya.
Menyucikan diri dan jiwa
Salah satu manfaat shadaqoh yang paling utama adalah menghapuskan dosa. Jika Anda bersedekah dengan niat bertaubat, maka insya Allah Allah akan mengapus dosa-dosa Anda. Sehingga yang tersisa hanyalah pahala yang banyak di sisi Allah.
Nabi Muhammad SAW bersabda sedekah itu menghapus semua dosa seperti air memadamkan bara api (HR At-Tirmidzi).
Imbalan Berlipat dari Allah
Shodaqoh tidak akan mengurangi harta Anda. Justru sebaliknya, Allah akan melipatgandakan harta Anda dan menurunkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka (HR Muslim No. 2588).
Selain itu, An Nawawi juga menjelaskan lebih detail keutamaan shadaqoh ini. Pertama, harta semakin berkah dan menghindarkan dari mara bahaya. Harta yang Anda keluarkan akan terganti dengan rezeki yang abstrak yang hanya bisa dirasakan oleh jiwa.
Kedua, Allah akan menutupi harta yang Anda keluarkan dengan pahala-pahala yang berlipat ganda.
Menolak Bala
Memang tidak ada seorang pun yang mau sakit, terlebih kena musibah secara tiba-tiba. Rasulullah SAW memberikan tips agar terhindar dari musibah, yaitu dengan bersedekah.
Nabi Muhammad bersabda bahwa bersedekah bisa menghindarkan Anda dari bala dan mengobati penyakit. Bahkan beliau memperjelas bahwa 70 bala dan bencana terhenti jika Anda bersedekah. Bencana yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak. (HR At-Thabrani)
Mendatangkan kebahagiaan
Bukankan Anda merasa senang saat melihat orang yang Anda bantu tersenyum? Dengan membantu meringankan beban saudara kita, insya Allah Anda akan merasa lebih bahagia.
Bahkan, Anda akan lebih giat lagi bekerja atau beramal untuk bisa membantu lebih banyak umat.
Pahala yang Tak Putus Meski Sudah Meninggal
Pasti Anda sering mendengar Hadist ini:
“Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya. Kecuali tiga perkara, yaitu shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak shaleh” (HR Muslim No 1631).
Kenapa demikian? Karena barang yang Anda keluarkan dari harta masih dipakai oleh orang lain. Contoh Anda membelikan sajadah untuk masjid. Selama orang menggunakan sajadah itu untuk sholat, maka pahala akan terus mengalir untuk Anda.
Baca Juga: Infak dan Sedekah: Apa Bedanya?
Meringankan Sakaratul Maut
Tidak ada yang lebih diharapkan oleh umat muslim kecuali mati dalam keadaan khusnul khotimah. Sehingga kita semua bisa berkumpul di surga-Nya yang penuh kenikmatan.
Nabi Muhammad SAW memberikan penjelasan bahwa shadaqoh dapat meredakan murka Allah. Serta mengurangi siksa maut (Fiqih Sunnah oleh Sayyid Sabig).
Terbebas dari Siksa Kubur
Mungkin Anda sering mendengar ini. Allah akan meminta pertanggungjawaban dari semua perbuatan yang kita lakukan di dunia saat menunggu datangnya hari kiamat.
Saat itulah harta dan amal perbuatan kita untuk sedekah akan membela kita. Sehingga siksaan kubur akan semakin ringan.
Perlindungan di Padang Mahsyar
Saat berada di Padang Mahsyar, manusia akan merasakan panas yang luar biasa. Bahkan diriwayatkan bahwa jarak matahari dan kepala kita hanya 1 jengkal saja.
Beruntung jika Anda sering bersedekah. Karena sejatinya, amal ibadah Anda termasuk shadaqoh itulah yang nantinya akan menjadi naungan Anda.
Mendapat Syafaat
Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa pada hari kiamat tidak ada seorang pun yang bisa memberi syafaat, Bahkan seorang bapak tidak bisa menolong anak dan anak tidak bisa menolong bapaknya.
Disinilah amal shodaqah Anda berperan. Jika Anda bersedekah benar-benar dengan ikhlas, maka pahala itu yang akan memberi syafaat Anda. Ciri-ciri bersedekah yang ikhlas sudah dijelaskan oleh Rasulullah. Yaitu ketika Anda bersedekah dengan tangan kanan, bahkan tangan kiri tidak mengetahuinya.
Itulah beberapa manfaat dan keutamaan shadaqoh yang Anda lakukan. Semoga Anda lebih bersemangat lagi untuk bersedekah. Terutama untuk anak-anak yatim dan masyarakat dhuafa.




