oleh : Herri Permana
Terdapat beberapa syarat dan rukun puasa yang harus dipatuhi oleh seluruh umat Islam. Lalu apa saja syarat dan rukun puasa yang dimaksud? Mari simak tulisan ini hingga selesai.
Rukun Puasa Ramadhan
Semua umat muslim diharuskan untuk mengetahui tentang rukun puasa yang benar karena beberapa rukun puasa inilah yang menentukan sah atau tidaknya ibadah puasa yang sedang dijalankan oleh seseorang muslim. Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi umat muslim untuk mengetahuinya dengan baik.
Ibadah ini dilaksanakan mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari saat bulan Ramadhan, sehingga dibutuhkan iman yang lebih kuat.
ada saat berpuasa, orang-orang dilarang untuk melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti minum, makan, merokok, berhubungan badan, atau bahkan marah.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai rukun puasa, alangkah baiknya membahas pengertian puasa terlebih dahulu.
Pengertian Puasa
Pengertian puasa secara umum adalah kegiatan secara sukarela yang dilaksanakan oleh semua umat muslim dengan cara menahan makan, minum, serta melakukan hal buruk yang tidak diperbolehkan selama orang tersebut melaksanakannya.
Akan tetapi, menurut syariat Islam sendiri puasa adalah ibadah yang hukumnya wajib dilakukan sebulan penuh.
Ibadah ini akan dilakukan selama satu bulan penuh dan diakhiri dengan dirayakannya Hari Raya Idul Fitri dan semua umat muslim akan bahagia disaat tersebut.
Sebab, selama merayakan Hari Raya Idul Fitri ini mereka dapat bersilaturahmi dengan banyak orang dan menciptakan kenangan baru yang pastinya memberi kesan mendalam.
Selama menjalankan ibadah puasa, seorang harus menahan hawa nafsunya secara baik supaya memperoleh pahala yang lebih banyak serta berkah yang lebih berlimpah.
Bahkan, keutamaan puasa Ramadhan salah satunya adalah sebagai penghapus dosa. Dengan begitu, puasa bisa membuat seseorang mengurangi dosa yang terdapat didalam dirinya, dengan memperbanyak ibadah selama bulan Ramadhan.
Rukun Puasa Ramadhan
Terdapat beberapa rukun puasa yang wajib dipatuhi oleh para umat Islam dalam melaksanakannya selama bulan suci Ramadhan. Meski sebagian besar orsng telah mengetahuinya, tetapi akan dijelaskan secara rinci.
- Beragama Islam
Hanya orang beragama Islam yang diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Disamping sebagai salah satu rukun puasa, beragama islam juga merupakan syarat wajib untuk menunaikan ibadah puasa sesuai dengan syariat agama Islam.
Lebih jelasnya, bagi seorang yang belum memeluk agama Islam akan tetapi ingin merasakan bagaimana rasanya menjalankan ibadah puasa Ramadhan, maka puasa tersebut dianggap tidak sah.
- Membaca Niat Dengan Benar
Pastinya semua umat Islam telah mengetahui bagaimana niat berpuasa yang baik serta benar. Niat ini nantinya akan dibaca sebelum terbit fajar atau juga bisa dilakukan pada saat sahur.
Akan tetapi bagi umat muslim yang ingin menghindari terjadinya lupa, maka dapat membacanya oada saat malam hari atau sehabis shalat taraweh.
Hal ini dikarenakan bahwasannya puasa yang tidak diawali dengan bacaan niat terlebih dulu, maka tidak dapat dianggap sah. Seorang yang tidak membaca niat ini harus membayar utangnya dengan cara membayar fidyah atau qadha.
- Menahan dan Mengontrol Diri Selama Menjalankan Ibadah Puasa
Rukun puasa berikutnya adalah menahan serta mengendalikan diri selama melaksanakan ibadah tersebut.
Selama menunaikan ibadah puasa, umat muslim diwajibkan untuk menahan semua hawa nafsu yang terdapat dalam dirinya.
Beberapa hawa nafsu yang harus dikontrol diantaranya adalah nafsu makan, minum, serta kegiatan seksual yang dapat menjadikan puasa batal.
Syarat Wajib Puasa Ramadhan
Disamping rukun puasa, Umat muslim juga harus mengetahui informasi terkait syarat wajib ibadah puasa bulan Ramadhan. Maka dari itu, akan diberitahukan mengenai beberapa syarat wajib ibadah puasa.
- Memeluk Agama Islam
Seperti yang telah disebutkan diatas, salah satu dari rukum puasa yang sekaligus merupakan syarat wajib berpuasa adalah bergama Islam.
Hanya orang muslim sajalah ya g diharuskan untuk menjalankan ibadah ini selama sebulan penuh.
Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa orang yang belum memeluk Islam tidak diharuskan untuk menunaikannya.
- Sudah Memasuki Usia Baligh
Menjalankan ibadah puasa hanya diwajibkan bagi mereka yang telah memasuki usia baligh saja. Akan tetapi, peran orang tua juga sangatlah penting untuk mengajarkan ibadah puasa sedini mungkin.
Dengan begitu, apabila anak telah beranjak pada usia baligh, mereka bisa lebih mudah untuk menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan. Sebab mereka telah mengenal salah ibadah yang wajib dilakukan bagi umat muslim ini.
- Berakal
Bagi seorang yang sedang mengalami gangguan jiwa atau gila, maka tidak diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Hal tersebut dikarenakan bahwa salah satu syarat wajib untuk menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan adalah tidak gila atau berakal. Orang dengan gangguan jiwa juga tidak diharuskan untuk membayar puasa yang telah ditinggalkan.
- Dalam Kondisi Sehat
Salah satu orang yang tidak diwajibkan berpuasa adalah seorang dengan kondisi atau keadaan sakit yang parah. Sebab, sayarat wajib berpuasa dalam syariat Islam yakni umat muslim yang ada dalam keadaan sehat.
Apabila orang dengan kondisi sakit parah menunaikan ibadah puasa, maka hahya akan memperparah kondisinya.
Akan tetapi, mereka harus menggantinya dengan cara membayar hutang puasa yaitu mengeluarkan fidyah.
- Mampu Melaksanakannya
Hanya umat Islam yang mampu saja yang diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa bulan suci Ramadhan.
Lebih jelasnya, orang dengan usia senja atau renta tidak diharuskan untuk menjalankan ibadah puasa dan bisa mengganti puasa tersebut dengan membayar fidyah.
- Suci dari Haid dan Masa Nifas Bagin Umat Islam Perempuan
Bagi umat Islam perempuan yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan, mereka harus suci dari haid dan nifas, bahkan, jika seorang telah berpuasa hingga jam 5 dan tiba-tiba mereka mengalami haid, maka puasanya dianggap tidak sah.
- Tidak Sedang Melakukan Perjalanan Jauh
Seorang yang diperbolehkan untuk tidak menjalankan puasa selama bulan Ramadhan salah satunya adalah orang yang sedang perjalanan jauh atau musafir.
Akan tetapi, orang tersebut diperbolehkan untuk tidak menunaikan ibadah puasa dulu namun mereka diharuskan untuk membayar utang puasanya dengan cara melakukan qadha sesuai dengan jumlah hari puasa yang ditinggal
Syarat Sah Puasa
Selain syarat wajib seperti ya g telah dijelaskan diatas, semua umat Islam harus mengetahui tentang syarat sah puasa, beberapa diantaranya adalah :
- Memeluk agama Islan dan tidak pindah agama ( Murtad )
- Bagi perempuan harus suci dari haid dan nifas
- Dapat membedakan hal baik & buruk
- Mengerti waktu diterimanya puasa secara baik dan benar
Sekiranya itulah pengertian mengenai syarat wajib dan rukun puasa yang wajib diketahui oleh umat muslim. Dengan adanya artikel ini semoga dapat memberikan manfaat sebagai tambahan pengetahuan, terlebih bagi yang ingin mengetahui lebih mendalam untuk menjalankan puasa Ramadhan sesuai dengan syariat Islam. Terimakasih.
Bandung , 30 Maret 2023
Penulis adalah Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Samiyah Amal Insani , Panti Asuhan di Bandung




